WAKTU
Waktu……
apa itu waktu
?
siapa waktu ?
bagaimana bentuknya ?
tinggikah waktu itu ?
besarkah waktu itu ?
kuruskah waktu itu ?
baikkah waktu itu ?
jahatkah waktu itu ?
bisakah aku percayai waktu itu ?
apa yang waktu lakukan untuk ku ?
apa yang kulakukan dengan waktu ?
kenapa dia begitu penting ?
Seakan dialah yang mengatur segalanya seakan
dialah yang memberikan nyawa ke pada makhluk hidup seakan dia pula yang
mengambil nyawa itu kembali….
oh waktu siapakah kau sebenarnya ?
Yow….apa
kabar semuanya ? mudah-mudahan sehat selalu dan tetap semangat tentunya… ya ini
sedikit pendapatku tentang yang tadi di atas “WAKTU”…… Itu sepenggal puisi
tentang waktu ya mungkin tidak terlalu keren sih tapi lumayanlah (pendapat
sendiri). Waktu….jadi waktu itu tidak mundur tidak pula berhenti, tetap maju
kedepan apapun yang terjadi….kek babi hutan aja yang nyelonong lari lurus terus
sampai lelah…tapi waktu tidak kenal lelah entahlah kalau dunia kiamat…Wiw
mudah-mudahan dunia jangan cepat kiamat dululah (amin)…Kembali tentang waktu,
waktu selalu jadi kambing hitam dari permasalahan yang dihadapi manusia, waktu
juga yang menyatakan seseorang sudah mati, waktu juga yang menyebabkan suatu
bangsa hancur, dan waktu juga yang mencatat kejadian-kejadian yang terjadi di
dunia ini. Tapi kawan waktu juga yang membuat hidup ini indah, “Indah pada
waktunya”……semua hal pasti akan menggunakan yang namanya si “waktu” ini…..ketika
seseorang meninggal dunia doktor pasti bertanya jam/pukul berapa (waktu)….waktu
juga yang menjadi acuan manusia untuk bekerja, sekolah, dan segala aktivitas
yang dilakukan di dunia ini…..waktu…..juga yang membuat kita manusia tumbuh
sehingga kita manusia di bagi-bagi mulai dari kandungan, bayi, balita, batita,
anak-anak, remaja, dewasa atau singkatnya “Muda” dan “Tua”. Waktu juga yang
memberitahukan kita bahwa hari sudah pagi, siang, sore, dan malam. Waktu juga
yang membuat kita percaya bahwa hari ini tanggal sekian hari sekian dan tahun
sekian. Tapi kita tidak bisa meminta waktu untuk mengulangnya kembali, karena
waktu hanya punya satu pandangan yaitu tetap memandang kedepan apapun yang
terjadi. Egois memang tapi itulah faktanya si tuan waktu egois karena dia
mengatur semua kegiatan kita (secara harfiah kita yang lebih tepatnya mengatur
jadwal aktivitas kita). Waktu juga yang membuat kita tumbuh……besar…..menjadi
orang dewasa…dan waktu juga mencatat hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun
yang kita lewati kawan…… mulai dari yang membuat mu senang sampai membuatmu
ingin matipun waktu yang mencatatnya semua kawan. Waktu mungkin memang egois
tidak mau mundur dan tidak pula mau berhenti sebentar apalagi di waktu kita
lagi bahagia tapi dia juga yang selalu membuat hari mu berjalan dan tidak
pernah tidur terus berjalan dari kau kecil sampai kau tua, dia setia menemanimu
meskipun kau selalu mengkambing hitamkan dia atas semua masalah-masalahmu
menjadi tumbal atas kesalahanmu sendiri tapi dia tak pernah menyalahkanmu,
memarahimu, dan memukulmu. Apapun yang terjadi pada dirimu kawan waktu setia
menemanimu, jikalaulah waktu punya perasaan mungkin waktu pasti sudah membuat
kita makhluk hidup bahagia setiap saat, tapi waktu tidak bisa melakukan itu
karena waktu sudah mendapatkan satu tugas yang mulia dari Yang Maha Kuasa untuk
terus maju kedepan dan tidak pernah lelah tanpa pandang bulu karena apapun yang
terjadi dialah yang menjadi penentu kau senang dan sedihnya kawan dialah
penentu dewasa dan kecilnya dirimu kawan dan sudahkah kau menghargai sang Waktu
kawan ? karena dia juga menjadi acuan kapan kau bisa merayakan ulang
tahunmu….dan karena dia juga aku menulis ini semua kawan.
Time heal every wound…… time make you understand each other..... and time is one of your best friend in
the world....(Kawan)